Di unit usaha properti, Perseroan melalui PT SURYACIPTA SWADAYA (SCS) mengembangkan dan mengelola Suryacipta City of Industry (Kota Industri Suryacipta) – kawasan industri seluas 1.400 hektar di Karawang, Jawa Barat, berjarak 55 Km dari Jakarta, 65 Km dari Pelabuhan Tanjung Priok dan 80 Km dari Bandara Soekarno Hatta yang telah berhasil mencatat pertumbuhan penjualan lahan industri yang mengesankan, terutama dalam tiga tahun terakhir. Sedangkan unit usaha properti Perseroan lainnya yaitu melalui PT SITIAGUNG MAKMUR (SAM) telah berhasil menyelesaikan pembangunan Banyan Tree Ungasan Resort, sebuah resor eksklusif yang berlokasi di bagian selatan Pulau Bali dan melalui PT TCP INTERNUSA (TCP), memiliki gedung perkantoran Graha Surya Internusa, di Kuningan, Jakarta dan pusat perbelanjaan Glodok Plaza di Jakarta Barat.
Management Office:
Suryacipta City of Industry
Jl. Surya Lestari Kav. C-3 Desa Kutamekar, Kec Ciampel Karawang 41361, Jawa Barat
Tel. (62 267) 440 088 (hunting), Fax. (62 267) 440 0777
www.suryacipta.com


SCS melakukan pengembangan dan pengelolaan Kota Industri Suryacipta seluas 1.400 hektar yang terletak di desa-desa yaitu Kutamekar, Kutanegara dan Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Karawang, Jawa Barat. Kota industri ini dikembangkan pada tahun 1991 dan berlokasi 54 km dari Jakarta. Kawasan ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industrial, dan dilengkapi dengan infrastruktur dan fasilitas yang memadai termasuk energi yang berasal dari listrik dan gas alam, telekomunikasi lokal dan internasional, ketersediaan air industri dan pengolahan limbah. Beberapa fasilitas pendukung lainnya adalah: fasilitas keagamaan, dan sistem keamanan dan kebakaran yang terintegrasi.
Kota Industri Suryacipta adalah kawasan perindustrian yang dikembangkan oleh SCS untuk kemudian dijual kepada pemakai lahan.
Kota Industri Suryacipta terdiri dari 3 (tiga) fase pengembangan yaitu fase 1, fase 2 dan fase 3. Fase 1 adalah fase yang pertama kali dikembangkan dan mulai dijual secara komersial sejak tahun 1995, sedangkan fase 2 mulai dikembangkan sejak tahun 2008. Pada saat Prospektus ini diterbitkan, tanah di fase 1 dan sebagian besar fase 2 telah hampir habis terjual, dan sejak tahun 2011 Perseroan mulai mengembangkan fase 3 dengan membangun jembatan yang menghubungkan fase 2 dan fase 3.
Beberapa klien internasional yang telah memutuskan untuk menjadi penghuni di Kota Industri Suryacipta adalah JVC, Bridgestone, Bekaert, TVS Motors, Nestle dan yang terbesar adalah Astra Daihatsu Motor.

Graha Surya Internusa 20th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. X-0, Kuningan Jakarta 12950
Tel. (62 21) 527 7788 (hunting), Fax. (62 21) 527 3035


TCP mengembangkan perumahan Tanjung Mas Raya dengan luas 37 hektar yang berlokasi di JakartaSelatan. Tanjung Mas Raya merupakan kawasan pemukiman menengah atas yang terdiri dari area perumahan dan komersial. Pada saat ini, kawasan perumahan tersebut telah terjual habis dengan menyisakan 1,7 hektar sisa tanah serta belum ada rencana perluasan lahan untuk Tanjung Mas Raya. Selain itu, TCP juga bergerak sebagai pengelola properti yaitu:
Graha Surya Internusa, gedung perkantoran berlantai 17 dengan luas bangunan kurang lebih 21.035 m2, berlokasi strategis di area perdagangan dan perkantoran segitiga emas di JI. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.
Graha Surya Internusa berdampingan dengan hotel Gran Meliá dan terhubung tiga akses jalan utama yaitu JI.H.R. Rasuna Said, JI. Gatot Subroto dan JI. Patra Kuningan. Beberapa penyewa utama adalah PT Bank Danamon Tbk dan PT L'Oreal Indonesia.
Glodok Plaza, pusat perbelanjaan 9 lantai yang terletak di kawasan China Town, Glodok, Jakarta Barat. Memiliki total area komersial kurang lebih 35.808 m2, terbagi menjadi beberapa sentra area bisnis yaitu ritel, entertainment centre dan promotion dan food court. Penyewa-penyewa di Glodok Plaza tersebut umumnya memiliki kontrak jangka panjang maupun penyewa ulang (regular tenant). Untuk menambah tingkat hunian (occupancy rate) di Glodok Plaza, Perseroan membangun hotel bujet dengan kapasitas 91 kamar yang memulai operasinya di awal tahun 2011.

Graha Surya Internusa 19th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. X-0, Kuningan Jakarta 12950
Tel. (62 21) 527 6688, Fax. (62 21) 527 3035
www.ungasanbaliresort.com
SAM mengembangkan resor eksklusif Banyan Tree Ungasan Resort di Bali. Total area pengembangan adalah sekitar 10 hektar yang terdiri dari 73 vila dengan fasilitas termasuk Banyan Tree Spa, ruang pertemuan, area bermain untuk anak-anak, kolam renang, Banyan Tree Gallery dan tiga restoran. Proyek Banyan Tree Ungasan Resort ini telah selesai pembangunannya di akhir tahun 2010 dan telah memulai masa operasi penuh sejak tahun 2011.
Di unit usaha jasa konstruksi, Perseroan melalui PT NUSA RAYA CIPTA Tbk (NRC) dengan pengalaman lebih dari 40 tahun telah menangani berbagai proyek, yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia antara lain pembangunan hotel dan resor, gedung perkantoran, apartemen, rumah sakit, pusat perbelanjaan dan pabrik-pabrik serta pembangunan infrastruktur. Saat ini, sebagian besar proyek NRC adalah proyek gedung bertingkat tinggi (high-rise building). NRC juga telah membangun prasarana dan sarana pertambangan di Kalimantan.



NRC bergerak dalam jasa konstruksi seperti pemborongan bangunan-bangunan gedung bertingkat, hotel, bangunan perkantoran dan industri, pusat perbelanjaan dan mal, apartemen, rumah tinggal, rumah sakit, infrastruktur seperti jalan dan jembatan serta pekerjaan pemancangan tiang pancang.
Disamping bergerak di sektor jasa konstruksi yang melaksanakan paket pekerjaan rancang bangunan (design & built), paket pekerjaan struktur dan arsitektur, NRC juga menangani paket pekerjaan mekanikal, elektrikal dan plumbing seperti:
Koordinator terhadap sub kontraktor yang ditunjuk (Nominated Sub Contractor (NSC)) oleh pihak pemilik.
Sub kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan mekanikal, elektrikal dan plumbing yang masuk dalam paket pekerjaan kontraktor utama (Main Contractor).
NRC telah menerapkan Standar ISO sebagai Sistem Jaminan Mutu sejak tahun 1998 dan memperoleh Sertifikat Manajemen Mutu dari Lloyd's Register Quality Assurance (LRQA) pada tanggal 9 Maret 1999 sampai dengan tanggal 14 Desember 2009, dan terhitung sejak tanggal 15 Desember 2009 sampai saat ini Sertifikat ISO 9001:2008 diperoleh dari PT Sucofindo ICS. Sejak tanggal 4 Mei 2010 sampai Prospektus ini diterbitkan NRC juga telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) atau Occupational Safety and Health Management System, dimana Sertifikat SMK3 diperoleh dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.
Target Program Keselamatan Kesehatan Kerja & Lingkungan (K3L) NRC adalah menerapkan secara konsisten program K3L untuk mencapai Target Kecelakaan Nihil (Zero Accident).
Di unit usaha perhotelan melalui hotel-hotel berbintang lima yang dimiliki Perseroan melalui PT SURYALAYA ANINDITA INTERNATIONAL (SAI), yang memiliki Meliá Bali Hotel dengan kapasitas 494 kamar dan berlokasi di Nusa Dua, Bali dan Gran Meliá Jakarta yang berkapasitas 407 kamar, yang dikelola oleh Melia Hotel International, Spanyol. Dan melalui PT Ungasan Semesta Resort (USR) yang mengelola Banyan Tree Ungasan Resort, Bali bersama Banyan Tree Hotels and Resorts Ltd. Singapore. Keunggulan bersaing dalam bidang mutu pelayanan dan desain hotel yang ramah lingkungan dan telah mendapatkan penghargaan nasional dan internasional yang dimiliki oleh Perseroan,maka pada tahun 2012, Perseroan mulai mengembangkan hotel bujet (budget hotel) melalui PT SURYA INTERNUSA HOTELS (SIH).



SAI bergerak di bidang perhotelan dan mempunyai aset berupa dua hotel berbintang lima, yaitu Meliá Bali Hotel yang berkapasitas 494 kamar dan berlokasi di Nusa Dua, Bali dan Gran Meliá Jakarta yang berkapasitas 407 kamar.
Meliá Bali Hotel berlokasi di kompleks pariwisata Bali Tourism Development Corporation (BTDC), Nusa Dua, Bali. Hotel dan resor ini memiliki 494 kamar termasuk 10 vila dibangun di atas lahan 11 hektar dengan taman tropik, pantai dan kolam renang dengan fasilitas spa. Fasilitas resort ini antara lain 5 restoran bertaraf internasional, bar (cocktail lounges bars), pusat bisnis (business center), fasilitas olahraga air, lapangan tenis, pusat kebugaran, sauna, teater terbuka, ruang pertemuan dan konferensi.
Gran Meliá Jakarta berlokasi di segitiga emas Kuningan, Jakarta Selatan dengan akses mudah ke segala arah termasuk ke bandara Soekarno Hatta.
Hotel Gran Meliá merupakan hotel berbintang lima yang memiliki 407 kamar, 4 restoran dan pusat bisnis (business center). Untuk fasilitas rapat dan konferensi, hotel ini memiliki satu ballroom dan 7 ruangan serba guna. Sebagai sarana pelengkap, hotel ini juga memiliki sarana rekreasi dan olahraga. Tingkat hunian Gran Meliá Jakarta di April 2012 mengalami penurunan karena sedang dilakukannya renovasi besar di Gran Meliá Jakarta sejak Juni 2011.

Graha Surya Internusa 19th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. X-0, Kuningan Jakarta 12950
Tel. (62 21) 527 6688, Fax. (62 21) 527 3025
www.banyantree.com
USR mengelola Banyan Tree Ungasan Resort - Bali bersama Banyan Tree Hotels and Resorts Ltd, Singapore, sebuah resor eksklusif yang terdiri dari 73 vila eksklusif yang terbagi atas 59 vila one bed room, 11 vila two bed room dan 3 vila three bed room yang dilengkapi oleh private infinity pool, jet pool. Resort ekslusif tersebut berdiri di atas lahan kurang lebih 10 hektar dan dilengkapi dengan beberapa sarana utama seperti Ju-Ma-Na Restaurant and Bar, Tamarind Spa dan Bambu Restaurant. Banyan Tree Ungasan Resort dibangun di atas bukit karang yang berada di kawasan Ungasan, 20 menit dari Bandara Ngurah Rai, Denpasar

Graha Surya Internusa 19th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. X-0, Kuningan Jakarta 12950
Tel. (62 21) 527 6688, Fax. (62 21) 527 3025
SIH bergerak di bidang perhotelan dan disiapkan untuk memiliki dan mengelola unit usaha hotel bujet (budget hotel) Perseroan di masa mendatang, saat ini mengelola 'The Plaza Hotel Glodok', sebuah hotel bujet dengan 91 kamar yang berlokasi di Glodok Plaza, Jakarta sejak Desember 2010.
Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Presiden Komisaris dan sekaligus Komisaris Independen PT Surya Semesta Internusa Tbk sejak Juni tahun 2008. Mulai meniti karirnya sebagai Direktur PT United Tractors Tbk pada tahun 1979 dan menjadi Wakil Presiden Direktur PT United Tractors Tbk sampai dengan tahun 1994. Tahun (1994 – 1999) menjadi Komisaris pada PT United Tractors Tbk dan pada tahun (1998 – 2000) dan menjadi Komisaris PT Astra Agro Lestari Tbk. Antara tahun (1998 – 2001) menjadi Komisaris pada PT Komatsu Indonesia Tbk dan PT Berau Coal. Menjadi Komisaris pada PT Astra Graphia Tbk tahun (1999 – 2002), Menjadi Presiden Komisaris PT Pama Persada Nusantara pada tahun (1999 – 2007), menjadi Direktur Astra International Tbk (1992-2001) dan menjadi Komisaris pada PT Toyota Astra Motor pada tahun (2000 - 2002). Menjadi Presiden Komisaris PT Berau Coal Pada tahun (2001 – 2004). Menjadi Presiden Direktur PT United Tractors Tbk Pada (1999 – 2007) dan sejak tahun (2007 – 2009) kembali menjadi Komisaris PT United Tractors Tbk. Dari Desember 2009 menjadi Presiden Direktur PT Delta Dunia Makmur Tbk dan sebagai Wakil Preskom di PT Bukit Makmur Mandiri dan sejak Februari 2011 sampai sekarang sebagai Presiden Komisaris di PT Bukit Makmur Mandiri. Menyelesaikan pendidikan pada Institut Teknologi Bandung.
Warga Negara Indonesia Menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris PT Surya Semesta Internusa Tbk sejak Juni 2001 sekaligus sebagai Komisaris Independen pada periode Juni 2001 hingga Juni 2004. Sebelumnya pada Juni 1996-Juni 2001 sebagai Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk. Disamping itu, pada saat ini masih memegang jabatan Presiden Komisaris/Wakil Presiden Komisaris di beberapa perusahaan dalam Grup Surya Internusa. Sebelumnya pernah menjadi Kepala Divisi di Departemen Pekerjaan Umum Bandung. Project Officer Pelabuhan Udara Juanda – Surabaya tahun (1959-1964), Rektor Institut Teknologi Surabaya tahun (1964-1968). Direktur Utama PT National Roadbuilders & Construction Co tahun (1969-1973) dan Direktur/Wakil Direktur Utama PT Astra International Tbk tahun (1973-1989). Komisaris PT Astra Interntional (1989-1992), Direktur Utama PT Suryaraya Prawira (1990-1996), Komisaris PT United Tractors (1992-1994), Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk (1996-2001), Menjadi Ketua Dewan Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra dari tahun (1980 – 1991) dan Ketua Umum Koperasi Karyawan Astra tahun (1990-1993). Pernah menjadi Ketua Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (DK3N) dalam dua kali masa bakti. Menyelesaikan pendidikan di Institut Teknologi Bandung pada tahun 1957.
Warga Negara Indonesia. Diangkat sebagai Penasehat Senior PT Surya Semesta Internusa Tbk pada tahun 2004 -2011 setelah sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen sejak tahun 2001 dan sebagai Komisaris dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2004.Menyelesaikan pendidikan di Institut Teknologi Bandung pada tahun 1962. Mengawali karir sebagai manager di PT Kusumanegara pada tahun 1962, setelah itu pernah menjadi Direktur PT National Roadbuilders & Construction Co.Ltd tahun (1970- 1997), Direktur PT TCP Internusa tahun (1977-1993), Direktur PT Suryalaya Anindita International tahun (1983-1996) dan Presiden Direktur PT Multi Investments Ltd tahun (1993-1996), Presiden Komisaris PT TCP Internusa, Wakil Presiden Komisaris PT Nusa Raya Cipta, Komisaris PT Siti Swadaya Permai, Wakil Presiden Komisaris PT Sitiagung Makmur, Komisaris PT Suryalaya Anindita International , Wakil Presiden Komisaris PT Ungasan Semesta Resort, Komisaris PT Suryacipta Swadaya, Presiden Komisaris PT Surya Internusa Hotels, Presiden Komisaris PT Surya Internusa Properti.
Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Komisaris PT Surya Semesta Internusa Tbk sejak Juni 2008. Mulai meniti karir sebagai civil engineer pada Wilhelm & Barelli structural Engineering. Los Angeles tahun (1980–1982). Menjadi Structural Engineer pada PT Califa Pratama anak perusahaan Grup Duta Anggada tahun (1982- 1986). Pada tahun (1987–2003) menjadi Direktur PT Sinar Putra Perdana Raya, Consulting & Contracting Firm dan pada tahun (2004-2009) menjadi Direktur PT TCP Internusa. Pada tahun (2004-2009) menjadi Direktur PT Sitiagung Makmur dan pada tahun (2006-2009) menjadi Direktur PT Ungasan Semesta Resort. Pada tahun 1979 memperoleh Bachelor of Sciences in Civil Engineering di California State Polytechnic University Pomona, California,USA dan mendapat gelar Master of Sciences in Civil Engineering di University of Southern California,Los Angeles, California, USA.
Warga Negara Denmark. Diangkat sebagai Komisaris PT Surya Semesta Internusa Tbk sejak tahun 2007. Menyelesaikan pendididkan MBA pada Aarhus School of Business/ Universitas Aarhus. Pernah bekerja di Bank Austria di Linz Austria dan Tecnoma di Epernay, Perancis bergabung sebagai Computer Sales Executive di IBM tahun (1975- 1980). Pada tahun 1980 mendirikan perusahaan bernama Primotex Limited yang kini memiliki anak-anak perusahaan yang tersebar di Swedia, Finlandia, Polandia, Lifhuania, Cina dan Hongkong.
Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk sejak Juni 2001. Sebelumnya menjadi Wakil Presiden Direktur (1996 – 2001). Memulai karir sebagai Executive Management Trainee pada Toyota Motor Sales, A.S dan Assistant Manager-Corporate Banking di Chase Manthattan Bank, N.A Jakarta. Pada saat ini menjabat juga sebagai Presiden Direktur PT Enercon Paradhya International, Presiden Direktur PT TCP Internusa, Presiden Direktur PT Sitiagung Makmur, Wakil Presiden Direktur PT Arman Investment Utama, Presiden Direktur PT Ungasan Semesta Resort, Presiden Direktur PT Suryalaya Anindita International, Presiden Direktur PT Suryacipta Swadaya dan Presiden Direktur PT Surya Internusa Hotels. Memperoleh pendidikan dari University of Southern California dalam bidang Industrial Engineering dan Bachelor Arts in Marketing Management dari The American College for the Applied Arts, Los Angeles pada tahun 1989.
Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk merangkap sebagai Corporate Secretary Perseroan dan juga sebagai Wakil Presiden Direktur PT Suryacipta Swadaya sejak 2006. Sejak bergabung dengan Perseroan pada tahun 1974, banyak terlibat di bisnis anak perusahaan Perseroan yang bergerak di bidang konstruksi dan menjadi Direktur Utama PT Nusa Raya Cipta. Wakil Presiden Direktur PT Ungasan Semesta Resort, Wakil Presiden Direktur PT Surya Internusa Hotels, Wakil Presiden Direktur PT TCP Internusa, Komisaris PT Sitiagung Makmur dan Wakil Presiden Direktur PT Surya Internusa Properti. Menyelesaikan pendidikan dari Fakultas Teknik Sipil Universitas Diponegoro pada tahun 1974.
Warga Negara Indonesia. Diangkat sebagai Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk sejak Juni 2005. Jabatan lainnya adalah Direktur PT TCP Internusa dan Wakil Presiden Direktur PT Sitiagung Makmur. Direktur PT Ungasan Semesta Resort , Direktur PT Enercon Pradhya International. Presiden Komisaris PT Technocrete International dan Komisaris PT Surya Internusa Hotels. Karir profesionalnya dimulai di divisi Corporate Banking The Chase Manhattan Bank N.A Jakarta dengan posisi terakhir sebagai Vice President tahun (1985-1993). Sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur PT Argha Karya Prima Industry tahun (1993-2003). Menyelesaikan pendidikan Bachelor of Science di bidang Finance & Business Administration di University of Southern California.
Warga Negara Indonesia menjabat sebagai Direktur Tidak Terafiliasi Perseroan sejak Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan 31 Oktober 2012. Beliau memulai karir sebagai Senior Manager Citibank (1968-1981), kemudian sebagai Direktur Banker’s Trust Lippo Finance (1982-1988). Pada tahun 1989-1993 beliau menjabat sebagi Direktur Bank Artha Graha. Mulai tahun 1994-2000, menjadi Direktur Utama PT Asjaya Indosurya Securities. Mulai 1 April 2000 - 24 April 2012 menjabat sebagai Direktur Utama PT Mahakarya Artha Securities. Pada tanggal 8 Juni 2005 - 25 Juli 2008 menjabat sebagai Komisaris dan Komisaris Independen PT Surya Semesta Internusa Tbk. Beliau memperoleh gelar sarjana di bidang Ekonomi Perusahaan dari Universitas Krisnadwipajana pada tahun 1966.
Program corporate social responsibility Perseroan sebagian besar dipusatkan pada kegiatan unit usaha properti khususnya kawasan industri dan unit usaha perhotelan, dimana kedua bidang tersebut berdekatan dengan kehidupan masyarakat sekitar, dan diharapkan dapat terjalin komunikasi dan kerjasama dengan baik antara Perseroan dan masyarakat.