Surya Semesta Internusa menjadi perusahaan terbuka pada tanggal 27 Maret 1997 dengan menawarkan 135 juta lembar saham di harga Rp 975,- per lembar saham.
Simbol Surya Semesta Internusa adalah SSIA dan diperjualbelikan di Indonesia Stock Exchange (IDX).
Ya, Surya Semesta Internusa pernah melakukan pemecahan saham dengan komposisi 1:4 pada tanggal 7Juli 2011.
Ya, Surya Semesta Internusa mendistribusikan dividen yang diumumkan oleh Dewan Direksi pada saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.
Surya Semesta Internusa saat ini memiliki 4.705.249.440 juta lembar saham yang beredar.
Publik memiliki 73,39% dari total saham Surya Semesta Internusa yang beredar per 30 Juni 2025.
Tahun 2012, Surya Semesta Internusa menerbitkan obligasi 5 tahun dengan jumlah pokok sebesar Rp700 miliar yang dibagi menjadi 2 seri yaitu Seri A & Seri B. Obligasi seri A sejumlah Rp150 miliar dengan tenor tiga tahun dan memiliki tingkat bunga tetap sebesar 8.3%, sementara obligasi seri B sejumlah Rp550 miliar dengan tenor lima tahun dan memiliki tingkat bunga tetap sebesar 9.3%.
Tahun 2016, Surya Semesta Internusa menerbitkan obligasi 5 tahun dengan jumlah pokok sebesar Rp900 miliar yang dibagi menjadi 2 seri yaitu Seri A & Seri B. Obligasi seri A sejumlah Rp510 miliar dengan tenor tiga tahun dan memiliki tingkat bunga tetap sebesar 9.9%, sementara obligasi seri B sejumlah Rp390 miliar dengan tenor lima tahun dan memiliki tingkat bunga tetap sebesar 10.5%.
Saat ini, Surya Semesta Internusa memiliki 15 anak perusahaan. Dimana 10 dari anak perusahaan tersebut, merupakan kepemilikan secara langsung dan 5 anak perusahaan sisanya merupakan kepemilikan tidak langsung.
Logo SSIA tersedia untuk diunduh sebagai berikut


Surya Semesta Internusa memiliki "Tiga Pilar" sebagai bisnis utamanya yaitu Properti, Konstruksi, and Hotel.
Laporan Tahunan Surya Semesta Internusa terdapat dalam format eletronik di website ini yaitu di halaman Hubungan Investor, Laporan Tahunan.
Silahkan menghubungi departemen Hubungan Investor.